Beranda / KOREA / Kim Go-eun Bicara Peran Yu Mi: Soal Mencari Diri Sendiri yang Ternyata Tidak Sederhana

Kim Go-eun Bicara Peran Yu Mi: Soal Mencari Diri Sendiri yang Ternyata Tidak Sederhana

idnnews24 – Ada satu hal yang terus muncul ketika Kim Go-eun membahas perannya sebagai Yu Mi: pencarian jati diri. Kedengarannya klise, mungkin. Tapi saat di jalani di depan kamera, ternyata tidak sesederhana itu.

Ia sendiri mengaku cukup “terseret” ke dalam karakter itu. Bukan cuma membaca naskah lalu memerankan—lebih jauh dari itu. Ada proses memahami, mengurai, bahkan kadang mempertanyakan ulang keputusan-keputusan yang di ambil si tokoh.

Yu Mi, kata dia, bukan karakter yang datar. Emosinya naik turun. Kadang terlihat yakin, lalu di momen lain justru ragu. Dan perubahan itu tidak bisa di tampilkan secara tiba-tiba.

Harus pelan. Bertahap. Hampir seperti orang sungguhan.

Yang jadi tantangan justru di situ.

Bagaimana menunjukkan proses seseorang mencari dirinya sendiri—tanpa terlihat di buat-buat? Tanpa terasa terlalu dramatis, tapi juga tidak datar?

Kim Go-eun menyebut bagian ini yang paling menguras energi. Bukan karena sulit di hafal atau di jalankan, tapi karena harus terasa “benar”. Masuk akal. Seolah-olah itu memang perjalanan nyata, bukan sekadar alur cerita.

Dan ya, tidak ada jalan pintas untuk itu.

Selama proses pendalaman, ia banyak kembali ke naskah. Di baca lagi, diulang lagi. Lalu diskusi dengan tim produksi—mencari titik temu antara interpretasi pribadi dan arah cerita yang di inginkan.

Kadang cocok, kadang perlu di sesuaikan.

Itu bagian dari proses.

Menariknya, Kim Go-eun juga melihat karakter Yu Mi cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bukan sosok yang jauh atau sulit di pahami. Justru sebaliknya—banyak orang mungkin pernah ada di posisi itu.

Mencari arah. Ragu dengan pilihan sendiri. Lalu mencoba lagi.

Hal-hal yang, kalau di pikir-pikir, tidak terlalu asing.

Bagi Kim Go-eun, peran ini bukan sekadar proyek lain dalam daftar filmografinya. Ada semacam ruang eksplorasi di situ—kesempatan untuk mendorong batas kemampuan aktingnya sendiri.

Tidak selalu nyaman, tapi justru itu yang di cari.

Dan mungkin, di situlah letak menariknya: ketika seorang aktor tidak hanya memerankan karakter, tapi ikut berjalan bersama prosesnya.

Sedikit tersesat, sedikit menemukan.

Tag: