Beranda / Default / XPeng G6 Mulai Produksi Massal Global, SUV Listrik Bidik Pasar Dunia

XPeng G6 Mulai Produksi Massal Global, SUV Listrik Bidik Pasar Dunia

idnnews24 – Pabrik di Zhaoqing berdengung lebih kencang. Jalur perakitan di penuhi rangka aluminium G6 yang meluncur di atas konveyor, disambut robot las bergerak seperti orkestra logam. Inilah sinyal resmi: XPeng menekan tombol “go” untuk produksi massal skala internasional.

Model G6—SUV listrik bergaya coupe—sudah mondar-mandir dalam sesi uji jalan, terjemur di padang pasir, dihajar suhu beku. Kini, setelah insinyur puas dengan hasil stres-test, unit pertama untuk pasar ekspor di lepas. Tujuannya bukan cuma pelanggan dalam negeri, tapi diler di Eropa, Timur Tengah, bahkan—kalau negosiasi rampung—Amerika Latin.

Kenapa berani gas penuh? Permintaan EV global lagi panas-panasnya. Subsidi karbon di beberapa negara, harga bensin liar, plus gengsi “mobil tanpa knalpot” memberi celah. XPeng—yang sebelumnya fokus domestik—tak mau tertinggal Tesla-BYD-Hyundai di etalase dunia.

Untuk memastikan stok tak tersendat, pabrik kedua di Guangzhou memperluas shift malam. Kapasitas di target 200 ribu unit per tahun, separuhnya G6. Baterai di pasok langsung dari gigafactory internal demi memotong risiko rantai pasok.

Pengamat otomotif menyebut langkah ini “tes nyali sekaligus taruhan besar.” Pasar luar negeri cerewet: standar keselamatan berbeda, insentif bisa berubah tiap pemilu, dan layanan purna jual harus kilat. Tapi XPeng percaya teknologi ADAS generasi barunya, plus harga miring di banding kompetitor, cukup jadi daya tarik.

China sendiri mendorong ekspor EV sebagai wajah baru industri otomotif nasional. G6—dengan DNA desain futuristik dan interior sarat layar—di anggap kartu nama yang layak di kirim ke showroom dunia.

Apakah strateginya mulus? Jawabannya menunggu angka penjualan kuartal depan. Namun satu hal jelas: ban G6 sudah menyentuh aspal jalur ekspor, dan mesin produksi tak lagi mengenal jeda.

Tag: